Minggu, 05 Desember 2010

Warganegara dan Negara

           Sebagai warga negara Indonesia, kita sebaiknya mengetahui pengertian dari warga negara dan negara itu sendiri agar kita dapat mengetahui dan menghargai kedudukan dan peranan setiap warga negara dalam negara Indonesia. Dalam hal ini akan dijelaskan mengenai pengertian warganegara dan negara serta Syarat-syarat untuk menjadi Warge Negara Indonesia (WNI) berdasarkan Undang - Undang.           

            Warga Negara adalah orang yang terkait dengan sistem hukum Negara dan mendapat perlindungan Negara.
Negara adalah suatu daerah atau wilayah yang ada di permukaan bumi di mana terdapat pemerintahan yang mengatur ekonomi, politik, sosial, budaya, pertahanan keamanan, dan lain sebagainya. Di dalam suatu negara minimal terdapat unsur-unsur negara seperti rakyat, wilayah, pemerintah yang berdaulat serta pengakuan dari negara lain.

Kewarganegaraan Republik Indonesia diatur dalam UU no. 12 tahun 2006 tentang Kewarganegaraan Republik Indonesia. Menurut UU ini, orang yang menjadi Warga Negara Indonesia (WNI) adalah

1.setiap orang yang sebelum berlakunya UU tersebut telah menjadi WNI.

2.anak yang lahir dari perkawinan yang sah dari ayah dan ibu WNI.

3.anak yang lahir dari perkawinan yang sah dari seorang ayah WNI dan ibu warga negara asing (WNA), atau sebaliknya.

4.anak yang lahir dari perkawinan yang sah dari seorang ibu WNI dan ayah yang tidak memiliki kewarganegaraan atau hukum negara asal sang ayah tidak memberikan kewarganegaraan kepada anak tersebut.

5.anak yang lahir dalam tenggang waktu 300 hari setelah ayahnya meninggal dunia dari perkawinan yang sah, dan ayahnya itu seorang WNI.

6.anak yang lahir di luar perkawinan yang sah dari ibu WNI.

7.anak yang lahir di luar perkawinan yang sah dari ibu WNA yang diakui oleh seorang ayah WNI sebagai anaknya dan pengakuan itu dilakukan sebelum anak tersebut berusia 18 tahun atau belum kawin.

8.anak yang lahir di wilayah negara Republik Indonesia yang pada waktu lahir tidak jelas status kewarganegaraan ayah dan ibunya.

9.anak yang baru lahir yang ditemukan di wilayah megara Republik Indonesia selama ayah dan ibunya tidak diketahui.

10.anak yang lahir di wilayah negara Republik Indonesia apabila ayah dan ibunya tidak memiliki kewarganegaraan atau tidak diketahui keberadaannya.

11.anak yang dilahirkan di luar wilayah Republik Indonesia dari ayah dan ibu WNI, yang karena ketentuan dari negara tempat anak tersebut dilahirkan memberikan kewarganegaraan kepada anak yang bersangkutan.

12.anak dari seorang ayah atau ibu yang telah dikabulkan permohonan kewarganegaraannya, kemudian ayah atau ibunya meninggal dunia sebelum mengucapkan sumpah atau menyatakan janji setia.

Penduduk, Masyarakat, dan Kebudayaan

           Seperti kita ketahui pada di negara kita memiliki Jumlah penduduk yang terbilang banyak. maka dari itu, kita perlu untuk memahami dan menghayati berbagai kenyataan yang diwujudkan oleh pertumbuhan penduduk yang cepat, mengkaji pengaruh pertumbuhan penduduk terhadap perkembangan sosial, mengkaji hubungan antar masalah penduduk dengan perkembangan kebudayaan.
  
          Sebelumnya kita perlu mengetahui pengertian dari penduduk itu sendiri.
Penduduk atau warga suatu negara atau daerah bisa didefinisikan menjadi dua:
  • Orang yang tinggal di daerah tersebut
  • Orang yang secara hukum berhak tinggal di daerah tersebut. Dengan kata lain orang yang mempunyai surat resmi untuk tinggal di situ.
Masyarakat adalah sekelompok orang yang membentuk sebuah sistem semi tertututp, dimana sebagian besar interaksi adalah individu - individu yang berada dalam kelompok.

Kebudayaan adalah suatu hal yang berkaitan dengan budi dan akal manusia berhubungan dengan masyarakat.
Faktor faktor yang mempengaruhi pertambahan penduduk :
1 . Kematian (mortalitas)
·        Angka kematian telah menurun lebih cepat, penyebabnya
v     Teknologi kedokteran dan fasilitas kesehatan meningkat,
2.Kelahiran (natalitas)
·        Anggapan banyak anak banyak rezeki
·        Banyaknya nikah muda
·        Masih banyaknya masyarakat yang tidak mengikuti program KB
3.Migrasi (mobilitas)
·        migrasi masuk ke Indonesia yang lebih besar daripada migrasi keluar.
·        Krisi global, arus balik para pekerja juga mungkin terus meningkat
·        banyak orang asing yang bekerja dan tinggal di Indonesia

Jumat, 03 Desember 2010

Pemuda dan Sosialisasi

            Pemuda merupakan generasi penerus bangsa, harapan bangsa ini, yang natinya akan menjadi pemimpin dan meruskan cita - cita bangsa Indonesia.
           Di dalam sebuah kehidupan kita harus bersosialisasi dengan orang lain. Proses sosialisasi adalah suatu proses yang sangat menentukan kemampuan pemuda untuk berinteraksi dengan orang lain. Seorang pemuda diharuskan memiliki sifat berjiwa besar untuk mengendalikan dirinya ditengah-tengah masyarakat dan memiliki  motivasi sosial yang tinggi. Terdapat pola pembinaan dan pengembangan generasi muda. Pola pembinaan dan pengembangan generasi muda adalah semua orang yang turut serta dan berkepentingan dalam penanganan pengembangan generasi penerus harus dilaksanakan dengan  sungguh-sungguh sehingga dapat mencapai tujuan yang diharapkan. Hal tersebut  diperlukan penataan kehidupan pemuda karena pemuda perlu memainkan peranan yang penting dalam pelaksanaan pembangunan. Tanpa ikut sertanya generasi muda, pembangunan ini sulit berhasil bukan karena pemuda merupakan lapisan masyarakat yang cukup besar, tetapi yang lebih penting tanpa kegairahan dan kreativitas dari pemuda maka pembangunan bangsa kita dalam jangka lama dapat kehilangan kesinambungannya.
Saat ini generasi muda memiliki berbagai macam masalah, diantaranya :
1.    Pergaulan Bebas
Pergaulan bebas merupakan salah satu perilaku menyimpang yang  dilakukan oleh sebaian anak muda sekarang ini. banyak faktor penyebabnya diantaranya yaitu kurangnya pegangan hidup yaitu agama, pelampiasan emosi, kurangnya perhatian dari orang tua,dsb.
2.    Meningkatnya kenakalan remaja
Kenakalan remaja saat ini yang sering terjadi adalah menggunakan obat-obatan terlarang seperti narkotika dll.
Narkotika sangat berbahaya karena dapat mengganggu kesadaran otak manusia. Obat ini juga membuat orang yang memakainya menjadi ketagihan.
Selain itu kenakalan pemuda saat ini adalah perokok aktif. Mereka tidak menyadari bahwa rokok sangat merugikan untuk diri mereka dan orang lain. Di dalam rokok tedapat zat nikotin yang sangat berbahaya jika terhirup ke dalam tubuh, dapat menyebabkan gangguan pernafasan.

           Oleh karena itu peran pemuda dan bersosialisasi dengan orang lain sangat diharapkan untuk memperbaiki keadaan negara kita saat ini dan untuk menciptakan generasi penerus bangsa yang baik.

Senin, 22 November 2010

Pengaruh Lingkungan Yang Buruk Terhadap Pola Perkembangan Anak

            Dalam pembentuk kepribadian anak banyak faktor yang berpengaruh dalam pembentukan kepribadian tersebut diantaranya yaitu faktor dari lingkungan terdekat yaitu keluarga, faktor lingkungan masyarakat, lingkungan keluarga, dan lain sebagainya.

             Namun dalam pengaruh tersebut tentu ada hal positif dan negatifnya. Dalam hal ini akan dibahas mengenai pengaruh buruk lingkungan tersebut dalam pola perkembangan anak.

            Dalam perkembangan anak, pengaruh buruk lingkungan akan membawa dampak yang buruk pula bagi kepribadian anak, sebagai contoh saat ini telah ditemukan lumayan banyak anak usia dini bahkan balita yang merokok, awalnya anak tersebut mengikuti pola tingkah laku orang disekitarnya sehingga sang anak mengikutinya. Selain itu banyak juga ditemukan anak - anak usia dini bahkan balita yang berkata - kata kasar tentunya karena faktor lingkungan juga.

             Dan hal yang perlu juga mendapat perhatian yaitu, di teknologi yang semakin maju ini, segala sesuatu dengan mudah dapat diakses melalui internet, diantaranya situs - situs porno yang mudah diakses dengan mudah sehingga ada anak - anak yang terbawa oleh hal tersebut.

             Maka dari itu, dalam perkembangan anak, perlu diperhatikan segala yang berkaitan dengan sang anak, agar yang anak tidak memiliki pola tingkah laku yang tidak wajar.

Minggu, 21 November 2010

Membiasakan diri sadar lingkungan

            Sampah merupakan salah satu hal yang seharusnya mendapatkan perhatiaan lebih dari masyarakat, karena sampah ini bila dibiarkan akan menyebabkan dampak yang tidak baik bagi masyarakat terutama masalah kesehatan. Banyak sekali penyakit - penyakit yang dapat ditimbulakan dari sampah ini seperti lingkungan yang kotor dapat menjadi perkembangan nyamuk demam berdarah, chikungunya, dan banyak penyakit lainnya.

             Secara teori membuang sampah pada tempatnya memang sangat mudah, tapi secara nyata ternyata membuang sampah pada tempatnya ini merupakan hal yang lumayan sulit untuk dilakukan terutama bagi masyarakat yang belum memiliki kesadaran akan lingkungan dan dampak - dampak yang bisa disebabkan dari masalah lingkungan tersebut.

           Selain dampak dalam hal kesehatan, sampah - yang berserakan juga bisa sangat mengganggu keindahan, dan hal yang sangat serius dari dampak sampah tersebut terutama di kota besar seperti jakarta adalah banjir, karena dengan sampah yang menggunung baik di jalan dan terutama di sungai akan menghambat saluran air yang menyebabkan terjadilah banjir.

           Oleh sebab itu, sebaiknya perilaku membuang sampah pada tempatnya harus dibiasakan untuk menghindari hal - hal yang tidak diinginkan

Sabtu, 20 November 2010

Segi Lain Ibukota

            Dibalik kemewahan dan hingar bingar ibukota, dari segi lain kita bisa melihat banyaknya penduduk ibukota yang menggantungkan hidupnya dijalanan. Salah satunya yaitu pengamen jalanan, para pengamen ini didominasi oleh para pengamen anak muda, yang tiada takutnya untuk mengejar - ngejar kendaraan umum. Karena disinilah mereka mencari nafkahnya.
            Kadang hal ini kadang mengganggu masyarakat, karena ada sebagian pengamen yang cenderung memaksa yang bisa menakutkan masyarakat. sebenarnya hal ini terjadi karena sedikitnya lapangan pekerjaan yang tersedia. Apalagi mereka yang tidak bisa melanjutkan pendidikannya ke jenjang yang lebih tinngi sehingga sangat sulit sekali untuk mencari pekerjaan dan jalan inilah yang mereka ambil.

Pernikahan Usia Dini

            Kehidupan diperdesaan memang berbeda dengan diperkotaan, baik dilihat dari segi cara hidup, maupun cara pandang masyarakatnya. Namun disini yang akan dibahas pada tulisan ini yaitu mengenai cara pandang masyarakat perdesaan yang ditekankan pada cara pandang terhadap pernikahan dini yang oleh sebagian masyarakat perdesaan lumrah - lumrah saja untuk dilakukan.
            Seperti halnya disalah satu desa di Negara ini, masih sangat sering sekali dijumpai adanya pernikahan dini, seperti anak perempuan yang masih dibawah umur yaitu baru lulus sekolah dasar sudah dinikahkan oleh orang tuanya, memang ada hal itu tentu ada alasan tertentu. Salah satu penyebabnya yaitu masalah ekonomi, mereka menikahkan anak perempuannya di usia dini dengan alasan jika anaknya dinikahkan di usia dini berarti semakin cepat mengurangi beban ekonomi keluarga karena telah menjadi tanggungan suaminya.
Penyebab lain dari masih adanya pernikahan dini di masyarakat perdesaan yang menimpa kaum wanita ini yaitu rasa ketakutan dari orang tua yang berlebihan, mereka sangat takut kalau anak perempuannya nanti melakukan hal yang tidak diinginkan dan membuat malu keliuarga sebelum manikah, jadi untuk menghindari itu mereka menikahkan anak perempuannya. Ukuran mereka menikahkan anak perempuannya yaitu jika sang perempuan telah menstruasi berarti telah pantas untuk memiliki suami.
            Memang hal tersebut hanya dilakukan oleh mereka yang masih memiliki pemikiran yang awam, mereka tidak memikirkan apakah sang anak telah sanggup untuk menjalani pernikahan karena mereka dituntut untuk bersikapa dewasa sebelum waktunya. Hal tersebut seharusnya tidak boleh dilakukan karena harus mempertimbangkan psikis sang anak.